IDN Times/Feny Maulia Agustin
Di Indonesia, tercatat ada sekitar 93,4 juta orang pengguna internet dan 71 juta pemakai smartphone. Atas dasar itu, kebutuhan ekonomi digital tidak bisa dibendung. Tapi yang perlu dibenahi, adalah menyiapkan porsi tersendiri untuk ekonomi tradisional.
"Betul dengan digital bisnis tumbuh pesat, kemudian kemudahan-kemudahan berbelanja online lebih ringkas. Namun pada Industri 5.0, akan ada yang tidak bisa dilakukan secara digital. Contohnya pasar tradisional, kalau saya tidak setuju apabila pasar tradisional harus didigitalisasikan. Karena ada dari satu sudut sisi pandang, semua hal tidak baik kalau menerapkan teknologi," terangnya.
Ayu menguraikan, manusia itu memerlukan interaksi secara langsung. Namun, saat ini pihaknya sering mengamati banyak orang seperti acuh tak acuh. Memang tujuannya untuk meningkatkan kemajuan pertumbuhan industri terhadap kegiatan ekonomi, tapi malah salah sasaran di kepribadian masing-masing.
"Sekali lagi saya tegaskan, ekonomi digital baik dan setuju untuk hal positif. Kemudian alangkah positifnya lagi, apabila pelaku bisnis pengambil keputusan menerima pembinaan dan pendampingan. Mungkin sekarang prosesnya belum ready, tapi saya rasa persiapan (pelatihan/pendampingan pelaku bisnis) tidak memakan waktu lama," urainya.