Kayuagung, IDN Times -Emas selalu menjadi daya tarik yang sangat kuat. Karena logam mulia itulah, menjadi alasan bagi masyarakat untuk berjibaku mengeduk tanah lahan gambut Desa Muara Pelimbangan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).
Dengan hanya menggunakan ember dan baskom plastik, warga terus mengeruk dan mengambil tanah, lalu ditempatkan di wadah yang mereka bawa tadi kemudian membersihkannya di kanal yang tak jauh dari tempat pencarian emas tersebut.
Walau lahan itu merupakan tanah konsesi perusahaan perkebunan sawit, namun warga seolah tak peduli dan terus mencari dan mencari emas. Besarnya rupiah yang didapat masyarakat dari penggalian tanah untuk berburu emas dan benda lainnya di lahan tersebut, membuat mereka rela mengubah profesi yang sebelumnya merupakan nelayan dan petani karet.
Apalagi, aktivitas yang telah dilakukan warga sejak tahun 2016 lalu itu, juga melihat semua anggota keluarga. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua.
"Dulunya saya petani karet, karena tidak mencukupi untuk hidup, mending saya mencari emas. Karena hasil dari mencari emas atau manik-manik selama satu minggu, bisa mencapai Rp1 juta. Saya sudah mulai mencarinya sejak tahun 2016, sejak itu rutin mencari emas ini dari berbagai lokasi, hingga ke Bangka," ujar warga Cengal, Kori (40), saat bertemu di lokasi pemburuan harta karun, Selasa (8/10).