IDN Times/Feny Maulia Agustin
Sulaiman menerangkan, selain memberikan respons baik, pihak Bakso Granat Mas Azis terlalu banyak alasan saat pihaknya melakukan pemasangan e-tax. Sebaliknya, justru menolak untuk dilakukan uji sampling dengan alat e-tax.
"Jika pemasangan alat e-tax tersebut berdampak pada sepinya pelanggan, maka alat tersebut akan dicabut. Pihak bakso lain banyak yang mau dipasang alat, kalau memasang alasan sepi nanti akan kita cabut, tidak usah jadi warga negara kalau tidak mau mengikuti aturan," terangnya.
Sulaiman mengatakan, pihak Pemkot Palembang akan mengambil langkah hukum terhadap adik Maz Aziz yang bernama Khoiri, karena telah melakukan kerusakan alat e-tax dengan cara menggunting kabel.
"kami memasang alat e-tax tidak ada dengan cara membentak - bentak, saat kami datang malah adiknya yang memunculkan emosi. Semua orang bisa emosi. kita serahkan pihak berwajib, karena sudah melakukan kerugian dan mengganggu kewibawaan negara, ini shock therapy," tandasnya.