Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Feny Maulia Agustin
IDN Times/Feny Maulia Agustin

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru membantah, adanya pihaknya menyulitkan para atlet untuk menggelar latihan di kawasan olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Menurutnya, perihal atlet Sumsel yang tidak bisa berlatih di JSC bukan permasalahan serius. Tapi karena adanya kurang koordinasi di antara pihak pengurus dengan dinas terkait.

"JSC itu tempat latihan terbaik, siapa bilang tidak boleh berlatih. Mana ada, mana yang mengatakan venue di sana (JSC) tidak bisa dipergunakan dengan maksimal," katanya, Selasa (10/9).

Saat ditanya mengenai tim putra voli pantai Sumsel yang lolos kualifikasi Pra PON XX Papua 2020. Herman Deru mengaku belum mengetahui informasi tersebut. "Oh iya voli Sumsel ya, ya bagus kalau begitu. Berarti atlet kito hebat," ujarnya memuji.

Menindak lanjuti solusi untuk tim voli pantai Sumsel agar dapat berlatih. Herman Deru mengatakan, akan turut membantu dengan cara berkoordinasi.

"Mungkin mereka (pengurus dan atlet voli pantai) ada kurang informasi saja. Nantilah, saya informasikan Kadispora untuk turun menangani," jelasnya.

Seperti yang diberitakan IDN Times sebelumnya, Pelatih Voli Pantai Sumsel, Giarto, sempat mengungkapkan kekecewaan. Karena mereka tidak dapat latihan di venue voli pantai JSC, karena terhambat dana dan perizinan, yang mengakibatkan latihan sehari-hari di luar kota.

"Kita sudah lolos ke PON XX Papua, tapi ya tetap saja ada sedikit kecewaan. Karena latihan kita belum maksimal, kita tidak bisa menggunakan fasilitas yang ada di Jakabaring Sport City (JSC)," tandasnya.

Editorial Team