Tol Pematang Panggang-Kayuangung Makan Korban, 2 Warga Jabar Tewas

Kayuagung, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di tol Trans Sumatera ruas Pematang Panggang - Kayuagung, pada Jumat (20/12), sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian naas tersebut terjadi di kilometer 260 tepatnya di Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.
Kanit Lantas Polres OKI, Iptu MP Tamba mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat rombongan mobil minibus Isuzu Panter dengan nomor Polisi D 1766 SGD melaju dari arah Lampung menuju arah Palembang dengan kecepatan penuh, menabrak truk Hino dengan nomor polisi B 9476 JP.
"Kecelakaan tidak terhindari saat mobil panter menghantam bagian belakang truk tersebut," jelas, Iptu MP Tamba, Jumat (20/12).
1. Polisi menduga sopir minibus tak mampu mengendalikan kecepatannya

Tamba menjelaskan, pengemudi kendaraan Isuzu panter yang dikemudikan Sumitro (69), yang membawa enam penumpang, tidak bisa mengendalikan kecepatannya hingga terjadi kecelakaan. Saat itu, kondisi lalu lintas di ruas tol dari arah lampung dan sebaliknya cukup sepi.
"Dua penumpang atas nama Niki Mustika Ratih (38) dan Sukma Iriani (61) meninggal dunia. Sedangkan lima orang selama hanya mengalami luka ringan," ujar dia.
Tamba melanjutkan, untuk para korban luka-luka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Puri Husada, Simpang Pematang Panggang guna menjalani perawatan.
"Semua korban adalah warga Cimahi, Jawa Barat (Jabar). Untuk lima penumpang minibus yakni Sumitro (69), Fahrizal Sopian (40), Keanu Arganata (9), Faresta Arfandian (1), dan M Farel Efan (12) kita larikan ke rumah sakit terdekat," ujar dia.
2. Polisi mengamankan kernet dan sopir truk untuk sementara

Tamba mengungkapkan, dalam kejadian tersebut dua pengemudi truk yang ditabrak dari belakang juga ikut selamat. Karena Tim PJR yang standby di jalan tol langsung mengamankan sopir dan kernet truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut
"Pengemudi truk, Herman (50), dan kernet bernama Abdul Rohim Sidik (16), keduanya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani," ungkap dia.
3. Polres OKI menduga sopir minibus dalam kondisi mengantuk

Tamba menyampaikan, dugaan sementara kecelakaan tersebut diakibatkan pengemudi minibus mengantuk saat memacu kendaraannya. PIhaknya mengimbau, bagi setiap pengendara yang akan melintasi ruas Bakauheni hingga Palembang untuk berkendara saat kondisi tubuh prima.
"Kepada pengendara agar lebih berhati-hati dan dapat memanfaatkan rest area untuk beristirahat, sehingga dapat menimalisir potensi kecelakaan. Terlebih, ruas tol yang panjang dapat menguras tenaga dan konsentrasi pengendara," tandas dia.
Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb
